SEMA FBA Sukses Gelar Program Ahlan untuk Menyambut Mahasiswa Baru

Daftar Isi
Zoom Ahlan Sema FBA

Oleh: M. Yusuf Abdullah

Kairo — Senat Mahasiswa Bahasa Arab sukses menyelenggarakan program Ahlan (Awal Langkah Lughowiyyin & Mu’arrikhin) sebagai bentuk penyambutan sekaligus pengenalan Fakultas Bahasa Arab kepada mahasiswa baru. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan dua pemateri berpengalaman dari jurusan masing-masing, yaitu M. Rizki Sugiri yang membahas Jurusan Linguistik Umum (Lughoh ‘Ammah) dan Azriel Naufal yang menyampaikan materi tentang Jurusan Sejarah dan Peradaban (Tarikh wal Hadhoroh).

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disimak dengan khidmat oleh seluruh peserta. Setelah itu, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa Arab, Ustaz Ghiyast Hamdi, menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan program Ahlan dan Senat Mahasiswa Bahasa Arab kepada mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Ustaz Ghiyast menyapa para mahasiswa baru dan menjelaskan secara umum mengenai kegiatan kesenatan. Ia memperkenalkan berbagai divisi yang terdapat dalam Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa Arab beserta tugas dan tanggung jawab masing-masing divisi. Pengenalan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa baru memahami peran organisasi mahasiswa sekaligus menjadi bagian dari lingkungan akademik dan organisasi di Fakultas Bahasa Arab.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan memasuki agenda utama, yakni pemaparan materi mengenai jurusan yang terdapat di Fakultas Bahasa Arab.

Mengenal Jurusan Linguistik Umum

Sesi pertama disampaikan oleh Ustaz M. Rizki Sugiri yang membawakan materi mengenai Jurusan Linguistik Umum (Lughoh ‘Ammah). Sebelum masuk ke pembahasan utama, Ustaz Rizki mengapresiasi pelaksanaan program Ahlan yang dinilai menjadi langkah positif dalam merangkul mahasiswa baru, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang telah berada di Mesir.

Dalam pemaparannya, Ustaz Rizki menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan perkuliahan di Jurusan Lughoh ‘Ammah. Ia memperkenalkan perbedaan lingkungan perkuliahan antara mahasiswa putra dan putri, termasuk bangunan serta suasana kelas yang akan dihadapi oleh mahasiswa.

Selain itu, ia turut memberikan penjelasan mengenai pengurusan berkas perkuliahan dan memperkenalkan berbagai mata kuliah yang akan dipelajari mahasiswa selama menempuh pendidikan di jurusan tersebut.

Ustaz Rizki juga memberikan sejumlah arahan mengenai strategi menghadapi perkuliahan dan ujian. Ia mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menerapkan sistem belajar kebut semalam ketika menghadapi ujian. Menurutnya, persiapan perlu dilakukan sejak jauh-jauh hari dengan membiasakan diri belajar secara rutin serta berdiskusi bersama teman.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan sistem perkuliahan dari tingkat pertama hingga tingkat keempat. Pada akhir sesi, Ustaz Rizki turut memperkenalkan Mitsal, program orientasi mahasiswa baru yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa baru untuk mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai kehidupan perkuliahan di Fakultas Bahasa Arab.

Mengenal Jurusan Sejarah dan Peradaban

Sesi kedua dilanjutkan oleh Ustaz Azriel Naufal yang menyampaikan materi mengenai Jurusan Sejarah dan Peradaban. Pemaparan diawali dengan penjelasan mengenai sejarah lahirnya Jurusan Sejarah dan Peradaban di Fakultas Bahasa Arab.

Ustaz Azriel kemudian membahas mata kuliah yang akan dihadapi mahasiswa baru pada tahun pertama. Ia menguraikan materi yang akan dipelajari pada semester pertama dan kedua, kemudian dilanjutkan dengan pengenalan mata kuliah pada setiap tingkat.

Tidak hanya membahas mata kuliah, Ustaz Azriel juga menjelaskan sistem penjurusan yang akan ditemui mahasiswa ketika memasuki tingkat tiga. Ia turut memaparkan sejumlah kelebihan dan tantangan yang terdapat dalam Jurusan Sejarah dan Peradaban agar mahasiswa baru memiliki gambaran mengenai kehidupan akademik yang akan mereka jalani.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Azriel juga memperkenalkan beberapa komunitas yang bergerak dalam bidang sejarah dan peradaban. Ia menjelaskan bahwa bidang sejarah memiliki beragam prospek setelah lulus, di antaranya sebagai guru sejarah, pemandu wisata (tour guide), kreator konten sejarah, serta berbagai bidang lainnya.

Sebelum mengakhiri pemaparannya, Ustaz Azriel mengarahkan mahasiswa baru untuk mengikuti program Mitsal. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memberikan penjelasan yang lebih mendalam mengenai Jurusan Sejarah dan Peradaban serta membantu mahasiswa baru mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia perkuliahan.

Antusiasme Peserta dalam Sesi Tanya Jawab

Setelah kedua pemateri menyampaikan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar perkuliahan, jurusan, hingga hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan mahasiswa di Mesir.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta mendapatkan tanggapan dari kedua pemateri sehingga sesi diskusi berlangsung secara interaktif dan memberikan tambahan wawasan bagi mahasiswa baru.

Sebelum memasuki penutupan, panitia mengadakan kuis seputar Al-Azhar dan Mesir yang dipandu oleh Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Bahasa Arab. Kuis tersebut diikuti oleh seluruh peserta dengan antusias dan menjadi salah satu sesi yang mencairkan suasana setelah rangkaian pemaparan materi.

Kegiatan Ahlan kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Saudara Husein. Setelah itu, pembawa acara menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta.

Rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara peserta dan panitia sebagai dokumentasi sekaligus penanda berakhirnya program Ahlan.

Melalui program Ahlan (Awal Langkah Lughowiyyin & Mu’arrikhin), Senat Mahasiswa Bahasa Arab berupaya memberikan bekal awal kepada mahasiswa baru agar lebih mengenal jurusan, sistem perkuliahan, lingkungan akademik, serta kehidupan organisasi di Fakultas Bahasa Arab. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru dalam mempersiapkan perjalanan akademik mereka di Universitas Al-Azhar.

Posting Komentar